JANJI PEMULIHAN ALLAH

Sabtu, 1 Oktober 2022

Renungan Pagi

Bacaan Alkitab : Zefanya : 9 – 15

Jika mengikuti bacaan sebelumnya, menggambarkan kehidupan bangsa Israel yang jauh dari hadirat Allah. Mereka beribadah dan menyembah allah bangsa asing, serta meragukan kuasa Allah. Mereka menolak untuk bertobat dan kembali pada Allah. Perbuatan bangsa Israel sangat menyakitkan hati Allah, sehingga murka Allah bernyala-nyala atas mereka. Allah melakukan tindakan tersebut dengan tujuan agar bangsa Israel bertobat dan kembali pada-Nya.

Nabi Zefanya dipakai Allah, tidak hanya menyampaikan berita penghukuman, tetapi juga berita keselamatan. Berita keselamatan bahwa Allah akan memulihkan kehidupan bangsa Israel. Di tengah murka-Nya, Allah tetap menunjukkan kasih-Nya yang besar kepada umat-Nya. Bahkan pemulihan juga terjadi bagi bangsa-bangsa, seperti Etiopia. Bangsa-bangsa asing ini akan memanggil nama Allah, beribadah, serta membawa persembahan kepada-Nya. Di pihak lain, Allah akan memulihkan bangsa Israel. Ketika mereka bertobat dan kembali pada Allah maka Allah akan memulihkan keadaan mereka secara utuh. Sebab itu, ayat 14 mengatakan bahwa mereka akan bersorak-sorai, dan beria-ria karena penghukuman tidak ada lagi.

Jikalau Allah sanggup memulihkan kehidupan bangsa Israel yang sedemikian bebalnya maka Allah pun sanggup memulihkan kita dari setiap persoalan yang dihadapi. Memang tidak mudah menghadapi dan menjalani hidup ini dengan begitu banyak masalah. Namun, selama kita tetap setia dan taat kepada-Nya maka Allah akan memulihkan kehidupan kita menjadi lebih baik.

Hari ini, seluruh bangsa Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila dan HUT Lansia. Sebagai warga masyarakat, hendaknya kita senantiasa bersyukur sebab setiap peristiwa yang terjadi dalam kehidupan bangsa ini mengingatkan kita untuk selalu mengandalkan Allah. Bahkan di usia yang telah lanjut, kaum lansia tetap merasakan kasih Allah yang tidak berkesudahan.