TUHAN SELALU MENGASIHIMU

Minggu, 31 Juli 2022

Renungan Pagi

Bacaan Alkitab : Maleakhi 1 : 2 – 5

Setiap manusia selama hidup di dunia tidak akan pernah lepas dari pergumulan dan penderitaan. Dalam situasi seperti itu terkadang ada orang-orang yang meragukan kasih Tuhan bagi hidupnya. Beberapa jemaat yang pernah saya temui dengan terus terang pernah bertanya apakah Tuhan benar-benar mengasihi mereka? Pertanyaan itu muncul saat sedang mengalami pergumulan berat dalam hidup mereka. Ada yang sakit bertahun-tahun dan ada yang mengalami persoalan silih berganti.

Pertanyaan seperti itu juga disampaikan oleh bangsa Israel kepada Tuhan, seperti yang dikatakan pada ayat 2 “Dengan cara bagaimanakah Engkau mengasihi kami?” Pertanyaan ini tidak dapat dipisankan dari kondisi yang dialami oleh bangsa Israel pada saat itu. Mereka yang sudah keluar dari pembuangan di Babel memiliki harapan, bahwa situasi kehidupan yang dijalani nantinya akan bertambah baik. Namun ternyata harapan tersebut tidak mudah terwujud, saat mereka masih harus diperhadapkan dengan situasi di mana orang-orang upahan ditindas, orang berkuasa mencari keuntungan dengan memperlakukan ketidakadilan terhadap orang-orang lemah. Situasi tersebut tentunya menimbulkan penderitaan baru bagi sebagian bangsa Israel, bahkan mungkin sebagian besar dari mereka. Hal inilah yang kemudian membuat umat kembali bertanya mengenai kasih-Nya kepada mereka. Tuhan menjawab keraguan mereka dan memberi penegasan melalui pernyataan “Aku mengasihi kamu”

Belajar dari kisah bangsa Israel yang meragukan kasih Tuhan, hal tersebut juga terkadang kita lakukan dalam kehidupan ini, khususnya saat mengalami penderitaan. Namun harus diingat bahwa Tuhan selalu mengasini dan memberi perhatian, serta memberkati perjalanan kehidupan kita. Meskipun ada banyak tantangan dan penderitaan yang sedang kita hadapi, tetapi kasih Tuhan terus memampukan kita untuk menghadapi semua itu.