UJIAN HIDUP

Senin, 25 Juli 2022

Renungan Pagi

Bacaan Alkitab : Roma 12 : 12

Ada tiga hal yang hendak disampaikan dalam Roma 12: 12, yakni: sukacita, sabar, dan tekun. Sukacita dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti suka hati, girang hati, menunjukkan perasaan seseorang terhadap apa yang dirasakan. Namun sukacita tidak hanya berkaitan dengan keberhasilan maupun kesuksesan. Dalam bacaan ini, Rasul Paulus menekankan bahwa dalam menghadapi berbagai pergumulan hidup, jemaat di Roma hendaknya tetap bersukacita dalam pengharapan. Meskipun hidup dalam pergumulan, mereka senantiasa memiliki pengharapan di dalam Kristus. Jika tidak, hidup yang dijalani penuh dengan beban berat serta jauh dari kebahagiaan.

Lebih lanjut, perjalanan hidup yang dijalani tidak selamanya mulus dan bahagia. Terkadang penuh dengan penderitaan dan kepedihan. Oleh sebab itu, Rasul Paulus menguatkan jemaat di Roma untuk senantiasa sabar dalam kesesakan. Ujian hidup memang berat, namun hendaknya mereka tetap sabar dan tenang dalam menjalani kehidupan ini. Sesungguhnya, Allah tidak membiarkan umat-Nya berjuang seorang diri dalam menjalani ujian hidupnya selama ia tetap berserah pada-Nya. Dalam sabar dan tenang, kita dapat melihat rencana Tuhan yang indah dalam kehidupan ini. Selanjutnya, bertekunlah dalam doa. Seringkali kita mendengar perkataan bahwa doa adalah nafas hidup orang Kristen. Karena itu, berdoalah dengan tekun sebab dalam doa kita dimampukan untuk melampaui sesuatu yang mustahil karena kita percaya bahwa bagi Allah tidak ada yang mustahil.

Akhirnya, setiap kita memiliki ujian hidup dalam kehidupannya. Sebab itu, hendaknya kita senantiasa bersukacita, sabar, dan tekun dalam menghadapi ujian hidup. Dengan senantiasa berharap dan bersandar kepada Kristus, Sang empunya kehidupan ini.