ALWAYS DO THE BEST FOR YOUR FATHER

Sabtu, 2 Juli 2022

Renungan Pagi

Bacaan Alkitab : Ratapan 3 : 31 – 48

Ketika saya duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama di wilayah Bali, seorang guru Bahasa Indonesia saya yang memiliki Keyakinan berbeda dengan saya, pernah berkata: “enak ya jadi orang Kristen, diizinkan untuk memanggil Tuhannya Bapa. Betapa luar biasanya Tuhanmu melayakkan dan orang Kristen lainnya memanggil-Nya Bapa. So, always do the best for your Father, ya.” Kalimat itu terus ada dalam pikiran saya dan menjadi salah satu ungkapan syukur bahwa Ia mengizinkan saya menjadi anak-Nya.

Menjadi anak Allah adalah kesempatan yang luar biasa indah. Kita dipilih-Nya dan diproses-Nya dengan begitu luar biasa. Yeremia melalui Ratapannya mengajak kita semua melihat cara Allah Bapa mendewasakan setiap anak-Nya. Ada kala Dia mendatangkan susah, tapi Ia juga menyayangi anak-anak-Nya dengan kasih setia-Nya. Karena sesungguhnya tidaklah dengan rela hati Ia memberikan kesusahan itu (31-33); Allah Bapa digambarkan bukanlah pribadi yang kejam, namun Dia adalah Pribadi yang penuh dengan kedisiplinan (34-36). Yeremia memberikan gambaran apa yang harus dilakukan manusia sebagal anak-anak Allah, yakni: menyelidiki dan memeriksa hidup, berpaling pada TUHAN serta mengangkat hati dan tangan kepada Allah di sorga (40-41).

Menyelidiki, memeriksa hidup, berpaling pada Tuhan serta mengangkat hati dan tangan kepada Allah di sorga menjadi sikap hidup yang Yeremia ajarkan kepada kita guna mewujudkan gambaran menjadi yang terbaik bag Dia Bapa kita. Kita boleh memanggil-Nya Bapa bukan karena kita layak, namun karena Ia melayakkannya. Maka responlan kelayakkan yang Dia anugerahkan itu dengan selalu melakukan yang terbaik untuk Dia, Bapa kita.