DAMAI SEJAHTERA BAGIMU

Senin, 18 April 2022

Renungan Pagi

Bacaan Alkitab : Yohanes 20 : 19 – 23

Bukan saja kesedihan dan, dukacita, mendalam yang melemahkan kita, tetapi rasa takut yang berlebihan juga dapat melemahikan kita untuk melakukan berbagai hal. Seluruh kekuatan dan semangat kita lenyap. Rasa takut berlebihan membuat kta bersembunyi dan mengurung diri terlebih pada malam hari, seolah-olah ada orang yang ingin menjahati kita. Ketakutan terhadap orang Yahudi yang akan menindas dirinya menghantui para murid. Mereka berkumpul dan mengunci diri di suatu tempat, termasuk pintu hati dan pikiran. Berita kebangkitan Yesus yang telah disampaikan Maria tidak berdampak apa pun, kecuali mereka sendiri telah melihat Yesus dan bekas luka di tangan serta lambung-Nya.

Di tengah ruangan yang terkunci dan pengab, Yesus yang bangkit hadir di tengah-tengah mereka. Ia menembus ruang dan waktu untuk hadir memberikan damai sejahtera yang melegakan dan menyegarkan para murid. Ia hadir dengan menunjukkan bekas luka di tangan dan lambung-Nya; meyakinkan para murid bahwa benar Ia telah bangkit. Jelas, Yesus hadir bukan untuk mengecam para murid yang mengurung diri. Ia hadir untuk mengusir ketakutan di hati, meyakinkan mereka, memberi kuasa dan mengutus mereka untuk pergi memberitakan injil,. Mereka bersukacita melihat Yesus. Ia pun memberi damai sejahtera-Nya serta mengutus mereka dengan menghembuskan Roh Kudus yang akan menyertai dan menolong mereka.

Kita semua adalah murid Yesus Kristus yang bangkit. Jangan biarkan ketakutan menguasai hati dan pikiran kita. Yesus akan selalu hadir untuk memberi damai sejahtera bagi kita. Ia pun memberi kuasa Roh Kudus bagi kita dan mengutus kita. Mari lakukan tugas pengutusan-Nya; memberitakan tentang Yesus kepada semua orang dengan sukacita.