Rabu, 23 Maret 2022
Renungan Pagi
Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 17 : 10 – 19
Hidup di dalam Allah tidak akan membawa kekecewaan bagi umat-Nya. Ini terjadi karena kuasa Allah yang memberkati kehidupan umat akan senantiasa memberi sukacita. Artinya berkat Allah senantiasa menyertai umat-Nya. Inilah yang harusnya menjadi motivasi iman kita dalam kehidupan ini.
Inilah juga yang menjadi motivasi kuat dari Yosafat ketika ia melanjutkan misi Asa, ayahnya, untuk melakukan pembaharuan peribadahan umat Yehuda di hadapan Allah. Allah memberkati kehidupan Yehuda sesudah Yosafat dengan sungguh menjalankan misinya ini. Yehuda menjadi kekuatan baru diantara bangsa di sekitar mereka. Bangsa-bangsa oleh Allah dibuat menjadi takut akan kekuatan Yehuda, mereka menyatakan tunduk kepada kepemimpinan Yosafat. Oleh karena kuasa-Nya semua ini terjadi.
Inilah juga menjadi motivasi positif bagi kita untuk memulai kembali aktifitas di hari ini. Pastinya ada banyak rencana yang ingin kita wujudkan di hari ini. Ada banyak karya di rumah tangga yang ingin kita wujudkan, ada banyak karya di tempat usaha yang kita ingin ciptakan. Sebagai umat-Nya kita tentu rindu untuk mewujudkan kehendak Allah. Namun mungkin ada keraguan apakah kita bisa berhasil melaksanakan kerja seandainya dilakukan seturut kehendak-Nya. Ini terjadi mungkin karena kita berpikir akan ada kerugian, kegagalan dalam semua itu. Marilah kita belajar untuk percaya bahwa kasih dan kuasa Allah lebih besar dari apa yang kita takutkan. Ketika hidup berserah pada kuasa Tuhan, pasti ada ketenangan hati dalam berkarya di hari ini. Ketenangan hati mendorong munculnya keyakinan dalam diri untuk berkarya dengan maksimal. Keyakinan diri itulah yang mendorong kita untuk percaya dan tetap optimis untuk menjalankan karya di hari ini sesuai kehendak-Nya. Selamat berkarya.