Selasa, 1 Februari 2022
Renungan Pagi
Bacaan Alkitab : Lukas 12 : 54 – 56
Bersyukur untuk pagi baru yang Tuhan berikan bagi kita semua. Cerahnya sinar mentari pagi adalah tada kehangatan cinta kasih Tuhan atas hidup kita. Bagaimana kalau awan mendung bahkan hitam, itu pun harus kita yakini sebagai tanda penyertaan Tuhan atas hidup kita.
Bacaan kita bicara, bahwa Yesus menegur orang-orang Yahudi dapat peka terhadap tanda-tanda alam. Tetapi mereka tidak mau peka terhadap tanda-tanda akhir zaman. Bahwa kelak di akhir zaman segala sesuatu harus dipertanggung jawabkan.
Maka isilah hari-hari hidup dalam perkenaan Tuhan. Kita semua diberikan kesempatan hidup oleh Tuhan. Di dalam kesempatan hidup itulah kita berkarya, kita melakukan banyak hal. Tetapi apakah yang kita lakukan itu baik dan benar. Kita berbuat baik dan benar bukan supaya kita memperoleh keselamatan dari Tuhan. Tetapi justru kita sudah diselamatkan oleh Allah melalui Tuhan kita Yesus Kristus. Justru kita sudah lebih dahulu dikasihi oleh Kristus, kita dimampukan meneruskan kasih bagi sesama. Dan tanda keselamatan yang ada pada kita ada baptisan kudus, materai itu berlaku seumur hidup walaupun air baptisan itu sudah tidak ada lagi di kening kita. Materai dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus, Allah Tritunggal ada bagi setiap orang percaya. Kiranya dengan materai itu kita punya kepekaan melihat tanda-tanda zaman. Bukan dalam kapasitas seperti paranormal, tetapi sebagai orang berdosa yang telah ditebus dan dibaharui oleh Kristus. Memiliki visi dan misi yang dibaharui oleh Kristus sendiri, kita menjalani hidup yang berkenan pada Allah serta kepekaan menilai zaman.
Maka bentuk ucapan syukur kita adalah melakukan hal yang baik dan benar, sehingga kelak kita mampu mempertanggungjawabkan segala sesuatunya pada Tuhan yang memberi kita kehidupan. Baik dan benar bukan menurut standard/ukuran manusia, tetapi ukuran Tuhan. Tidak seperti orang munatik, tetapi sebagai orang yang kudus sebab kita sudah dikuduskan dan diselamatkan oleh Kristus. Tanda keselamatan yang paling nyata adalah Salib Kristus (1 Korintus 1 : 22- 24).