Senin, 3 Januari 2022
Renungan Pagi
Bacaan Alkitab : Wahyu 22 : 10
Di dalam kitab Wahyu pasal 5 dinyatakan, bahwa ada gulungan kitab yang diberi meterai. Yang layak membukanya adalah singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud dan Anak Domba. Artinya, isi dari gulungan kitab itu adalah suatu rahasia yang tidak boleh diketahui oleh orang banyak, kecuali ada pihak tertentu yang diberi hak untuk membukanya.
Pada pembacaan Alkitab pagi ini, yaitu dari kitab Wahyu 22:10 dinyatakan: Lalu ia berkata kepadaku: “Jangan memeteraikan perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini, sebab waktunya sudah dekat”. Rasul Yohanes justru diminta Tuhan untuk tidak memetaraikan atau mengecap ataupun menyegel nubuat yang disampaikan, karena alasan apapun. Ia tidak boleh merahasiakan semua perkataan dan penglihatan yang dialaminya, sebab waktu kedatangan Tuhan sudah dekat. Seluruh penglihatan dan perkataan nubuat yang diterimanya, harus segera disampaikan kepada semua orang, agar mereka mengetahui dan masih memiliki kesempatan untuk merespons sesuai kehendak Tuhan.
“Waktu-Nya sudah dekat” adalah pernyataan yang sangat tegas dan pasti bukan sesuatu yang masih diperkirakan. Ada lima kali perkataan tentang kedatangan Tuhan yang sudah dekat dalam kitab Wahyu 22 ini, yaitu pada ayat.3, 7, 10, 12 dan 20.
Ada banyak orang yang mencari tahu kapan Tuhan Yesus datang. Ada juga yang masa bodoh dengan hal itu, Bahkan ada juga yang tidak percaya dan meragukan kedatangan Tuhan. Namun demikian, kita semua yang sungguh-sungguh beriman kepadaNya harus tetap teguh dalam iman percaya, bahwa Tuhan Yesus Kristus akan segera datang kembali. Oleh karena itu, pemberitaan rasul Yohanes ini mendorong kita untuk menjalani hidup yang masih dianugerahkan ini dengan baik. Marilah kita mengisi hari-hari hidup kita dengan hal-hal yang bermakna dan positif, yang tujuannya adalah mempermuliakan nama Tuhan. Kehidupan yang dianugerahkan Tuhan bagi kita, jangan disia-siakan.