DOSA JANGAN TERUS MERAJALELA

Kamis, 6 Mei 2021

Renungan Malam

Bacaan Alkitab : Hosea 4 : 15 – 19

Banyak cara ketika orang berusaha untuk meminimalisasikan sebuah kehancuran akibat sebuah kesalahan. Sama halnya dengan sebuah pepatah atau peribahasa: “karena nila setitik rusak susu sebelanga”. Ketika dosa datang memengaruhi dan menguasai manusia, maka dampak dari semua itu sangat luas. Semua ciptaan TUHAN pada akhirnya kena imbas dari perbuatan manusia.

Hosea diutus oleh Allah sebagai nabi di Kerajaan Israel Utara (sering disebut Israel). Israel Utara itu, bukan umat saja yang jatuh dalam dosa saja, tetapi juga para imam dan pemimpin umat Israel. Seluruh eksistensi Israel sebagai umat Allah pada mulanya sangat baik, namun setelah umat berdosa maka eksistensi itu pun mulai berubah. Dan Israel Utara telah tercemar karena dosa. Israel Utara telah membiarkan diri mereka dalam perzinahan dengan para Baal.

Karena itu Hosea mengajak Israel bagian Selatan untuk tidak tercemar oleh karena sikap dan karakter Israel di bagian Utara. “Janganlah Yehuda turut bersalah,… dan janganlah bersumpah demi TUHAN yang hidup…” Perintah TUHAN ini ditujukan kepada Yehuda (Israel Selatan) agar mereka tidak tercemar oleh dosa saudaranya sendiri (Israel Utara). Yehuda tetap memperlihatkan diri sebagai umat kepunyaan Allah yang rajin berbuat baik dan takut akan TUHAN.

Yesus datang ke dunia ini untuk mematahkan segala kekuatan dosa yang telah mencemarkan manusia. Ia harus mati dan kemudian bangkit, agar kita semua kembali menjadi manusia yang adalah gambar dan rupa Allah. Penebusan oleh Yesus mengajak kita harus meninggalkan segala perbuatan jahat dan kembali kepada rancangan TUHAN. Jangan lagi dosa merusak kehidupan kita. Biarlah kita terus mempertahankan hidup yang sudah diperbaharui melalui Kebangkitan Yesus.