WARISAN DARI YANG TERDAHULU

Kamis, 31 Desember 2020

Renungan Pagi

Bacaan Alkitab : 1 Tawarikh 28 : 11 – 19

Generasi terdahulu mewarisi warisan yang akan dilanjutkan oleh angkatan yang kemudian. Itulah kalimat yang menjadi pesan dari serah terima antara Daud dan Salomo terkait rencana pembangunan Bait Suci. Daud mengakui, bahwa semua rencana itu bersumber dari TUHAN, bukan murni pekerjaannya. Itulah sebabnya, ketika TUHAN menolaknya, Daud segera menyerahkan rencana itu kepada orang yang ditunjuk oleh Dia, yaitu Salomo, anaknya sendiri.
 
Melihat persiapan yang dilakukan, kita sudah dapat menduga, bahwa Daud memang serius dengan keinginannya membangun Bait Suci. Ia merinci ruangan apa saja yang akan ada di dalam Bait Suci, begitu juga dengan perabotannya, bahkan material untuk perabotan itu pun telah ditentukannya. Hal-hal tersebut tidak hanya menunjukkan keseriusannya. Lebih dari itu, semua hal tersebut menyatakan penghargaan atau penghormatan Daud yang begitu tinggi kepada TUHAN. Dengan kata lain, bukan hanya rencana dan keinginan saja yang Daud wariskan kepada Salomo, tetapi keseriusan dalam memuliakan TUHAN sebagai buah dari mengasihi-Nya.
 
Salomo mungkin tidak pernah mengalami atau menyaksikan secara langsung apa yang TUHAN buat bagi Daud. Namun demikian, dari Daud, ia dapat belajar betapa berartinya TUHAN di mata ayahnya yang adalah seorang raja Israel. Pelajaran yang berharga itu setidaknya akan mengarahkan Salomo untuk berusaha hidup setia di hadapan TUHAN. Hal itu jauh lebih penting daripada kekayaan dan tahta yang diterimanya dari Daud.
 
Pesan ini berlaku bagi kita semua. Kita ingat apa yang terjadi sepanjang tahun ini. Kalau bukan karena Tuhan, kita tidak mungkin berada di penghujung tahun ini, Oleh sebab itu, tetaplah jadikan Dia yang utama dalam hidup ini. Dialah Gunung Batu Perlindungan kita.