Sabtu, 28 November 2020
Renungan Malam
Bacaan Alkitab : Yesaya 61 : 1 – 11
Apa untungnya beriman dan mengajak orang lain juga percaya kepada Tuhan? Bukankah tiap orang dapat menikmati hidupnya, karena dia mau berjuang melakukan apa yang dianggapnya baik? Benar juga. Namun demikian, bagaimana jika dia menyimpang dari jalan Tuhan? Apakah masih bisa dikatakan, bahwa dia menikmati yang baik? Yang sering terjadi malah dia mengalami penderitaan. Tuhan menawarkan, bahwa bila mengikuti jalan-Nya kita pasti menikmati yang baik.
Perubahan luar biasa terjadi saat umat Tuhan berbalik dan mengikuti-Nya. Tadinya mereka menderita dalam pembuangan, namun kemudian dibebaskan karena kasih-Nya, setelah mengikut Tuhan. Mereka terus menyembah dan memuliakan Tuhan. Tuhan pun menggerakkan bangsa-bangsa lain datang dan memberi bantuan untuk membangun Yerusalem. Di situlah terjadi, bahwa umat Tuhan itu ikut menikmati kekayaan bangsa-bangsa Iain. Umat lalu mengajak bangsa lain juga menyembah Tuhan. Kemudian bangsa-bangsa lain pun datang membawa persembahan kepada-Nya.
Ketaatan dan kesetiaan mengikuti Tuhan memang tak akan pernah menjadi hal yang sia-sia. Mungkin saja ada halangan disana-sini tetapi pada akhirnya akan nyata kebenaran firman Tuhan, bahwa yang setia dan tetap menunjukkan diri sebagai umat-Nya, dalam segala keadaan, maka Dia akan bertindak memberkati dan melindungi. Bukankah Dia sumber hidup dan berkat? Jadi, percayalah dan lakukanlah kehendak-Nya, maka kita akan hidup dan menikmati kebahagiaan. Bila kita membawa persembahan kepada Tuhan dengan mengajak orang Iain menyembah-Nya melalui tingkah laku kita sehari-hari, maka Dia sendiri akan melimpahkan berkat-Nya yang membahagiakan, serta menjamin segala keperluan.