DIANGKAT UNTUK HIDUP BERSAMA KRISTUS

Sabtu, 6 Juni 2020

Renungan Pagi

Bacaan Alkitab : 1 Tesalonika 4 : 13 – 18

Segala hal yang kita lakukan secara pribadi di dalam keluarga, persekutuan dan masyarakat selama hidup di dunia akan diuji saat kedatangan kembali Tuhan Yesus. Apakah kita termasuk orang-orang yang akan diangkat dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa untuk hidup selamanya dengan-Nya? Atau apakah kita akan tetap tinggal di bumi dan mengalami kehancuran dalam kefanaan di dunia orang mati?

Pengangkatan orang beriman ketika Tuhan Yesus datang kembali adalah suatu kejadian yang paling lndah, menakjubkan dan sangat didambakan mereka yang percaya. Paulus sendiri meyakini bahwa selama dia hidup, Tuhan Yesus akan dalang kembali. sehingga dia pun akan mengalami pengangkatan untuk menyongsong Tuhan dan hidup kekal bersama-Nya.

Siapa saja akan diangkat? Apakah hanya orang-orang yang masih hidup? Ataukah orang-orang yang sudah mati juga? Ini pertanyaan jemaat. Paulus menjawab, bahwa semua orang yang percaya kepada Yesus Kristus akan diangkat; baik yang masih hidup maupun yang sudah mati. Di saat kedatangan Yesus Kristus, akan ada tanda bagi orang percaya. yaitu seruan penghulu malaikat dan sangkakala Allah dibunyikan. Ketika mendengar bunyi sangkakala Allah, maka mereka yang mati dalam Kristus akan bangkit, juga orang beriman yang masih hidup akan diangkat bersama-sama. Oleh karena itu, jemaat mesti saling menghibur dan menguatkan di tengah tantangan apa pun. agar tidak menyangkal Yesus Kristus dan jatuh dalam perbuatan cemar dan dosa.

Roh Kudus, Roh Penghiburan akan menguatkan orang percaya di tengah situasi sedih dan menakutkan agar tetap hidup kudus dan percaya pada janji Tuhan Yesus. Bahwa baik dalam hidup, maupun saat mati, kita semua akan diangkat untuk tinggal bersama Tuhan Yesus selama-lamanya.