HIDUPKAN TALENTA DAN KARUNIAMU

Selasa, 19 Mei 2020

Renungan Malam

Bacaan Alkitab : 1 Korintus 12 : 27 – 31

Jemaat Korintus berasal dari berbagai latar belakang bangsa, pendidikan, juga pekerjaan. Dari berbagai latar belakang ini, Paulus menyadari berbagai macam karunia dan talenta yang dimiliki jemaat. Dalam perikop ini Paulus berusaha meyakinkan semua anggota jemaat untuk menyadari talenta dan karunia masing-masing.

Paulus meyakinkan persekutuan jemaat di Korintus untuk menyadari bahwa tiap-tiap latar belakang dan berbagai macam talenta ini adalah berkat dari Allah. Ada orang yang ditetapkan Allah sebagai rasul, nabi, atau pengajar. Sementara itu, ada juga yang dikaruniai Allah dengan talenta untuk menyembuhkan, melayani, ada juga yang dikaruniai Allah dengan talenta untuk menyembuhkan, melayani, bermukjizat, dan memimpin. Tiap-tiap karunia ini perlu hidup dan bermanfaat di tengah-tengah gereja. Paulus menegaskan bahwa Jemaat adalah anggota tubuh Kristus. Untuk itu, pertama-tama Pulus mengingatkan masing-masing jemaat untuk mensyukuri talenta dan karunia yang berasal dari Allah. Tiap-tiap orang mendapatkan karunia yang berasal dari Allah. Tiap-tiap orang mendapatkan karunia dan talenta yang berbeda-beda, sehingga memiliki peran yang berbeda pula. Kita tidak perlu merasa kecil hati ataupun sombong karena memiliki talenta tertentu.

Masing-masing talenta dan peran harus dihidupkan sesuai karunia Allah. Tidak mungkin semua orang menjadi diaken, penatua, atau pendeta. Tak mungkin pula semua jemaat menjadi kantoria atau pemain musik. Bagi Paulus, yang tepenting adalah kita memperoleh karunia Allah. Karunia tersebut kemudian dihidupkan oleh masing-masing jemaat.

GPIB sebagai persekutuan tubuh Kristus memiliki talenta dan karunia yang berlimpah. Masing-masing peran di dalam jemaat punya kepentingan yang sama. Jadi, jangan merasa kecil saat menjalankan peran yang tidak terlihat di gereja. Begitu pula jangan merasa besar saat punya peran yang terlihat penting. Hidupkan talenta dan karuniamu untuk hormat dan kemuliaan Allah, maka Tuhan akan menunjukkan jalan yang lebih utama lagi.