KUASA TUHAN YANG BEKERJA

Kamis, 19 Maret 2020

Renungan Pagi

Bacaan Alkitab : Bilangan 11 : 24 – 30

Pdt. Thomas Muthe, suatu hari di tahun 1988 sementara ia berdoa, ia mendengar Tuhan berkata kepadanya “Aku menghendaki Engkau merintis sebuah gereja di Kiambu”. Meskipun belum pernah ke Kiambu, beliau mengetahui reputasi buruk kota Kiambu (pelacuran, narkoba, perampokan, pembunuhan dan setiap malam music rock yang keras bergema dari pengeras suara di depan barbar yang menyediakan minuman keras) dan ia tidak pernah menyukainya. Walaupun begitu kita tetap berangkat dengan keyakinan bahwa Tuhan yang memberi kuasa dalam pelayanannya. Beberapa Tahun kemudian berdirilah gereja “The Prayer Cave” (Goa Doa).

Mengapa Tuhan mencurahkan Roh kepada ke-70 orang tua-tua? Tidak lain karena keluhan dan ketidak sanggupan Musa menghadapi kelakuan umat Israel (ay. 4-11); Musa meminta kepada Tuhan agar tidak seorang diri memikul tanggungjawab yang berat, sehingga Tuhan meresponnya dengan melibatkan 70 orang tua-tua dengan mencurahkan Roh kepada mereka (ay. 25). Dengan kuasa Roh, mereka dimampukan dalam melaksanakan semua tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan untuk membimbing, menuntun dan mengarahkan hidup umat Israel. Kuasa Tuhan merupakan mujizat yang memberi jalan keluar dari masalah yang dihadapi Musa.

Jemaat Tuhan, ketika kita menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat hidup, maka kuasa roh-Nya akan menguatkan kita dalam menghadapi berbagai hal dalam kehidupan ini. Kuasa Roh-Nya tidak akan membiarkan kita seorang diri berjalan dalam kegelapan dunia. Kuasa-Nya akan menerangi hati pikiran kita agar mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan kepada kita. Percayalah selalu bahwa kuasa Tuhan melindungi anak-anak-Nya yang setia dan berserah pada-Nya.