Minggu, 10 Juli 2022
Renungan Pagi
Bacaan Alkitab : 2 Korintus 8 : 1 – 7
Salah satu panggilan dan pengutusan gereja adaliah Diakonia. (Pelayanan). Berdiakonia melalui aksi solidaritas, kami lakukan di saat banjir rob tanggal 01 Januari 2021. Jemaat menjadi saluran berkat melalui pemberian sembako dan vitamin bagi warga sekitar dan instansi yang terdampak, meski pada saat bersamaan banjir juga menggenangi gedung gereja setinggi setengah meter.
Perikop hari ini, menuliskan Paulus menggerakkan hati jemaat Korintus, untuk turut membantu sesama yang berkekurangan. Ia mulai dengan menjelaskan bahwa Jemaat telah dianugerahi Kasih Karunia, berbuah sukacita dan kemurahan hati (ay. 1&2). Selanjutnya Paulus lalu mengajak jemaat Korintus untuk belajar tentang tiga hal dari karakteristik jemaat Makedonia dalam hal memberi 1.) Mereka memberi bahkan melampaui kemampuan mereka (ay.3), berarti mereka tidak khawatir akan keadaan setelah memberi. 2.) Mereka memberi dengan kerelaan (ay.4), mereka tidak merasa bahwa memberi artinya mengeluarkan, namun justru menerima kasih karunia, dengan mengambil bagian dalam pelayanan kepada orang-orang kudus. 3.) Mereka memberi diri pertama-tama kepada Allah (ay.5), dengan begitu, mereka telah menerapkan hukum Kasih (Matius 22:37-39). Paulus menghimbau Jemaat di Korintus untuk meneruskan pelayanan kasih yang pernah mereka lakukan dahulu namun kemudian berhenti dilakukan (ay.6). Ia pun menekankan supaya mereka yang memiliki kelebihan dalam segala sesuatu seperti iman, perkataan, pengetahuan dan kesungguhan untuk membantu dalam pelayanan kasih. (ay. 7)
Mari di HUT Yadia dan Yankes, sambil mempersiapkan diri mengikuti sakramen Perjamuan Kudus, kita berkomitmen bahwa memberi adalah sebuah tindakan nyata atas kasih karunia Allah yang telah diterima. Ada banyak orang yang dalam kesusahan yang memerlukan perhatian kita sebagai gereja Tuhan. Mari kita cerminkan melalui kehidupan pribadi, keluarga dan masyarakat.