TUHAN ADALAH RAJA

Jumat, 17 Desember 2021

Renungan Pagi

Bacaan Alkitab : Mazmur 97 : 1 – 9

Sepanjang pandemi Covid-19 kita dapat melihat ada pemimpin yang mengutamakan keselamatan dan kesejahteraan rakyat, tetapi ada juga yang justru mengambil keuntungan dan korupsi di tengah-tengah penderitaan yang dirasakan oleh rakyat.

Sejak dahulu, Allah sering menggunakan alam ciptaan-Nya untuk menyatakan kehadiran-Nya kepada manusia dan umat-Nya. Awan, api, kilat merupakan lambang-lambang yang sering dipakai untuk melukiskan penyataan diri Allah (Mzm. 18:9-16; 29; 50:2-3; Kel. 19:18-19; 20:18; Hab. 3:13-15). Di dalam awan badai yang kelam tersembunyi kemuliaan Tuhan. Api menandakan kekudusan Tuhan yang menghanguskan. Kilat menandakan kekuatan Tuhan yang menggetarkan. Namun, melalui alam dan kekuatan-kekuatan alam ini Tuhan tidak sedang mempertontonkan kekuasaan-Nya yang menghancurkan, melainkan memberitakan tindakan-Nya yang menyelamatkan. Keselamatan dari Tuhan itu dinyatakan-Nya melalui pemerintahan-Nya sebagai Raja. Kemuliaan Tuhan sebagai Raja nampak ketika keadilan dan hukum-Nya ditegakkan. Dengan keadilan dan hukum-Nya, Tuhan menghukum para lawan-Nya karena mereka tidak percaya kepada-Nya melainkan kepada berhala. Mereka ini adalah penindas umat-Nya. Ketika keadilan dan hukum Tuhan ini ditegakkan, maka para penyembah berhala ini pun menjadi malu dan berbalik untuk menyembah Tuhan. Demikianlah Tuhan yang adalah Raja menyelamatkan umat milik-Nya dari para penyembah berhala yang menindas mereka. Tindakan Allah yang menyelamatkan ini mendatangkan sukacita besar bagi Israel, sehingga mendorong mereka mengajak seluruh bumi untuk bersukacita bersama-sama.

Marilah kita memandang keadilan dan hukum Tuhan sebagai kemahakuasaan Tuhan sebagai Raja yang melindungi kita dari orang-orang jahat. Keadilan dan hukum Tuhan merupakan tindakan-Nya yang menolong dan menyelamatkan kita. Karena itu marilah kita merespon tindakan keselamatan dari Tuhan itu dengan setia menaati hukum-Nya dan menegakkan keadilan-Nya di sepanjang hidup kita. Kiranya hukum dan keadilan Tuhan terus dinyatakan sampai Maranatha!