KASIH SETIA

Rabu, 15 Desember 2021

Renungan Pagi

Bacaan Alkitab : Mazmur 89 : 1 – 5

Etan berkomitmen untuk konsisten menyanyikan kasih setia dan kesetiaan Tuhan. Etan dikenal sebagai orang berhikmat di masa raja Salomo (1 Raj. 4:31). Dia menjadikan Mazmur 89 sebagai nyanyian pengajaran untuk menyaksikan kasih setia dan kesetiaan Tuhan. Memang kasih setia dan kesetiaan Tuhan merupakan inti dari syair nyanyian pengajaran yang disampaikannya. Kasih setia (khesed) Tuhan diartikan sebagai kemurahan Allah yang berhubungan dengan pengampunan-Nya atas manusia berdosa. Sedangkan kesetiaan (emunah) Tuhan diartikan sebagai sifat dan perbuatan Tuhan yang selalu setia kepada janji-Nya. Kesetiaan Tuhan didasarkan atas kasih, karena itu Dia tidak akan pernah ingkar janji. Etan menegaskan bahwa kasih setia dan kesetiaan Tuhan itu kekal (“untuk selama-lamanya”, “tegak seperti langit”). Etan sudah menyaksikan buktinya melalui penggenapan janji Allah kepada Daud dan keturunannya. Kejayaan Israel di masa raja Salomo, membuktikan bahwa Allah setia pada perjanjian-Nya, jika anak-anak Daud tetap hidup setia kepada-Nya (2 Sam. 7:12-16; 1 Raj. 2:3-4).

Penggenapan janji keselamatan Allah melalui keturunan Daud telah terjadi dengan kelahiran Yesus Kristus (Luk. 1:32-33,69; Kis. 13:23). Kita bersyukur telah menerima bukti kasih setia dan kesetiaan Tuhan itu. Karena itu, jangan pernah meragukan kasih setia dan kesetiaan Tuhan bagi kita. Dahulu, sekarang, besok, selama-lamanya Tuhan selalu ada bagi kita. Mari kita terus memberitakan tentang kasih setia dan kesetiaan Tuhan melalui kasih dan kesetiaan kita kepada-Nya, juga kasih dan kesetiaan kepada sesama.