TETAP DI RUMAH

Jumat, 30 Oktober 2020

Renungan Malam

Bacaan Alkitab : 2 Yohanes 1 : 4 – 11

Firman yang kita baca pada malam hari ini membahas tentang tinggal di rumah saja. “Rumah” yang dimaksud adalah ajaran Tuhan Yesus Kristus. Rumah itu ada dalam ruang batin kita. Sering orang berkata. “Jadilah diri sendiri”. Karena untuk dapat memancarkan cahaya hidup yang terang benderang, tiada lain kita harus menjadi diri kita. Kita tidak mungkin dapat bersinar, jika yang ada dalam diri adalah kesuraman belaka.

Banyak yang menginginkan hidup sebagai orang lain yang menurutnya lebih baik dalam segala hal, sebab merasa bahwa kehidupan dan diri mereka sendiri menyedihkan. Tuhan menjadikan kita untuk suatu tujuan. Kita harus menemukan itu dan menjadi diri sendiri seperti yang direncanakan Tuhan. Penuhilah ruang batin kita dengan kasih dan kebenaran-Nya. Berhentilah menolak dan membenci diri sendiri, seolah olah kalau menjadi orang lain hidup kita akan menjadi bernilai, indah juga bahagia.

Tiga hal ini : nilai, maka dan bahagia kita bukan berada diluar sana, tetapi ada didalam Tuhan Yesus Kristus. Tinggallah dan berakar kuat serta bertumbuhlah dalam Dia. Di dalam Kristus kita menemukan ketiganya. Didalam Kristus kita akan merasa nyaman, mencintai dan menghargai diri sendiri. Jangan pernah melangkah keluar dari “rumah” itu. Keluar dari sana berarti kehilangan Bapa dan Sang Anak. Kita pun kehilangan diri sendiri, terlunta-lunta dalam hasrat menjadi orang lain. Kita juga tersesat dalam keinginan untuk hidup sebagai orang lain. Akibatnya, sukacita dan damai sejahtera pupus, yang tersisa hanya batin yang buram, pucat, sepi dan letih. Bersinarlah! Stay home, stay safe.