KELUARGA YANG RUKUN DAN INDAH

Kamis, 4 Juni 2020

Renungan Malam

Bacaan Alkitab : Kolose 3 : 18 – 21

Sejak awal Tuhan telah menjadikan keluarga sebagai tempat Ia menyatakan kehadiran, kasih dan mukjizatNya. Ia hadir dalam keluarga untuk membangun komunikasi dengan setiap anggota keluarga. Itu sebabnya,Tuhan bertindak melindungi keluarga dari kuasa apa pun yang ingin mengacaukan dan menghancurkan kehidupan keluarga. Tuhan mengambil manusia dari padang gurun dan menempatkan di taman Eden (Kej.2:15). Tuhan tidak ingin padang gurun menghancurkan kehidupan manusia cIptaan-Nya. Tuhan Yesus juga membuat mukjizat pertama dalam pesta perkawinan (Yoh.2). Ia tidak ingln kehabisan air anggur karena dapat menjadi aib memalukan bagi ketuarga yang baru terbentuk. Disinilah pentingnya setiap keluarga Kristen menghadirkan Tuhan dan berkomunikasl denqan-Nya dalam setiap situasi; susah maupun senang.

Dalam bacaan kita, Paulus berusaha mengarahkan semua keluarga di jemaat Kolose untuk membangun kehidupan keluarga yang kuat. Keluarga yang kuat sangat bergantung pada cara berkomunikasi dan berperilaku antar anggotanya yang sesuai prinsip-prinsip Kristiani. Berbeda dan pola komunikasi dan perilaku buruk non Kristen yang saat itu sangat memengaruhi. Nilai Kristiani yang dominan adalah semua anggota keluarga saling berkomunikasi dan bertindak seperti berkata dan berbuat unluk Tuhan. Kalau berkomunikasi dan bertindak satu terhadap yang lain dilakukan seperti untuk Tuhan maka tidak ada sikap membesarkan diri. Isteri terhadap suarni; tidak ada tindakan kasar suami kepada isteri; tidak ada pembangkangan anak terhadap orang tua; tidak akan timbul tawar hati anak karena tindakan ayahnya.

Keluarga hidup rukun dan indah karena Tuhan bertakhta di dalamnya serta memberkati seisi anggotanya setiap saat. Roh Kudus dlcurahkan untuk mengurapi setiap anggota keluarga agar bertutur dan berperilaku seperti kepada Tuhan.