Jumat, 24 April 2020
Renungan Malam
Bacaan Alkitab : Kisah Para Rasul 13 : 38 – 41
Ketika setiap orang menghadapi ancaman, tantangan dan penderitaan, tentu mereka berharap adanya pertolongan yang dapat melepaskan dari semua beban yang membelenggu hidupnya. Tidak jarang orang menyerahkan dirinya kepada kekuatan atau kuasa-kuasa lain seperti memiliki jimat atau pergi ke orang pintar untuk meminta pertolongan. Memang mereka mendapatkan keselamatan, namun hanya sesaat. Selanjutnya mereka kembali mengalami masaiah, bahkan mungkin semakin parah atau mereka terbebas dari beban hidup, akan tetapi ada harga yang harus dibayar untuk mendapatkannya. Bisa saja nyawa menjadi ancamannya, ketika mengandalkan kekuatan manusia, atau kekuatan kegelapan. Kebanyakan orang mengandalkan kekuatan kegelapan, karena ingin agar berbagai beban segera terselesaikan. Sikap demikian, sebenarnya menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki iman dan pengharapan kepada Tuhan Yesus. Mereka tidak percaya bahwa Dia sanggup memberikan keselamatan ditengah ancaman kehidupan.
Rasul Petrus ingin menyampaikan bahwa Tuhan Yesus sanggup memberikan kelegaan dan keselamatan kepada manusia. Selanjutnya Rasul Petrus mengingatkan, bahwa dalam kuasa-Nya, Kristus Tuhan tidak hanya mampu memberikan pertolongan dalam menghadapi tantangan, ancaman, dan pergumulan hidup seberat apapun, namun Ia juga berkuasa memberikan setiap orang keselamatan dari hukuman dosa.
Saudaraku, mungkin saat ini kita sedang diperhadapkan pada beban dan persoalan hidup yang berat. Mari kita mempercayakan hidup dan masa depan kita kepada Tuhan Yesus, sebab tidak ada nama lain yang kepadanya kita memperoleh keselamatan dari dosa, bahkan tidak juga dari hukum Taurat, melainkan hanya melalui nama Tuhan Yesus. Ia tidak hanya memberi keselamatan, tetapi juga berkuasa membawa kita menuju kemenangan dan menikmati damai sejahtera di sorga yang kekal.