{"id":15821,"date":"2022-01-19T02:00:00","date_gmt":"2022-01-18T19:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/gpibmenaraiman.or.id\/wp\/?p=15821"},"modified":"2022-01-20T00:45:18","modified_gmt":"2022-01-19T17:45:18","slug":"buanglah-amarah-dan-kebencian-dalam-hatimu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gpibmenaraiman.or.id\/wp\/archives\/15821","title":{"rendered":"BUANGLAH AMARAH DAN KEBENCIAN DALAM HATIMU"},"content":{"rendered":"\n<p>Rabu, 19 Januari 2022<\/p>\n<p><span style=\"text-decoration: underline;\"><strong>Renungan Pagi<\/strong><\/span><\/p>\n<p>Bacaan Alkitab : Matius 5 : 21 &#8211; 22<\/p>\n<p class=\"yiv2193271627p1\"><span class=\"yiv2193271627s1\">Hidup dalam Tuhan Yesus harus membuat kita taat pada <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">Allah. Tidak semudah yang kita bayangkan untuk menjadi taat <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">kepada Allah. Kemampuan untuk menjadi taat hanya bersumber <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">dari kasih setia Than Yesus. Kasih-Nya menuntun kita mengikuti <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">norma yang ditetapkan Allah. Orang Yahudi dan para murid <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">menerima pengajaran tentang norma hidup dari guru-guru Hukum <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">Taurat. Pengajaran itu diajarkan dan diteruskan secara lisan yang <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">disebut &#8220;<em>halakha<\/em>&#8221; dan kemudian ditulis dalam kitab yang disebut <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">&#8220;<em>Midrasy<\/em> dan <em>Gemarra<\/em>&#8220;. Than Yesus mengajarkan tentang arti yang <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">sesungguhnya dari Hukum Taurat tersebut.<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv2193271627p1\"><span class=\"yiv2193271627s1\">Dalam Hukum Taurat Musa tertulis : <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">&#8220;Jangan membunuh&#8221; <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">Perintah jangan membunuh tidak saja berarti umat dilarang <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">membunuh. Tuhan Yesus menjelaskan bahwa dengan hal itu ada <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">perasaan bersalah dan kecenderungan manusia memiliki hati yang <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">jahat. Tuhan Yesus menyatakan karena Allah yang Maha Kuasa <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">menilik hati manusia (Mazmur 33: 13-14). Perintah ini menjadi <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">peringatan agar kita jangan memiliki kemarahan dan kebencian di <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">dalam hati, karena kebencian sama artinya dengan membunuh <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">dalam hati dan patut dihukum. Naskah asli untuk marah dalam <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">teks ini adalah &#8220;<em>orge<\/em>&#8221; (Yunani) yang berarti kemarahan yang tetap <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">atau kebencian.<\/span><\/p>\n<p class=\"yiv2193271627p1\"><span class=\"yiv2193271627s1\">Tapa disadari jika manusia menyimpan marah dan kebencian <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">dalam hati akan keluar kata-kata kafir (Yunani &#8220;<em>rhka<\/em>)&#8221; dan jahil <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">(Yunani &#8220;&#8216;<em>moros<\/em>&#8220;) yaitu kata makian, hinaan, fitnah. Apa yang harus <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">kita lakukan supaya kita tidak berdosa? Baca Galatia 5 : 22, <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">milikilah pengendalian diri supaya tidak berdosa. Roh Kudus <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">memampukan kita mengampuni orang lain yang menaruh dendam <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">kepada kita (Kolose 3 : 12 -13). Hati yang damai akan membuat <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">ibadah kita berkenan pada Allah. Buang amarah dan kebencian <\/span><span class=\"yiv2193271627s1\">dalam hatimu.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rabu, 19 Januari 2022 Renungan Pagi Bacaan Alkitab : Matius 5 : 21 &#8211; 22 Hidup dalam Tuhan Yesus harus membuat kita taat pada Allah. Tidak semudah yang kita bayangkan untuk menjadi taat kepada Allah. Kemampuan untuk menjadi taat hanya bersumber dari kasih setia Than Yesus. Kasih-Nya menuntun kita mengikuti norma yang ditetapkan Allah. Orang &#8230; <span class=\"more\"><a class=\"more-link\" href=\"https:\/\/gpibmenaraiman.or.id\/wp\/archives\/15821\">[Read more&#8230;]<\/a><\/span><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,5],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gpibmenaraiman.or.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15821"}],"collection":[{"href":"https:\/\/gpibmenaraiman.or.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gpibmenaraiman.or.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gpibmenaraiman.or.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gpibmenaraiman.or.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15821"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gpibmenaraiman.or.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15821\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15826,"href":"https:\/\/gpibmenaraiman.or.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15821\/revisions\/15826"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gpibmenaraiman.or.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15821"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gpibmenaraiman.or.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15821"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gpibmenaraiman.or.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15821"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}